Pertamina Dukung Bersih Sungai untuk Indonesia Maju

Pertamina kembali berperan aktif ikut serta dalam program Bersih Sungai Ciliwung yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Ditjen PPKL KLHK). (Foto: Pertamina)

BOGOR – Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, Pertamina kembali berperan aktif ikut serta dalam program Bersih Sungai Ciliwung yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Ditjen PPKL KLHK).

Kegiatan yang diadakan dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh pada tanggal 21 Februari tersebut, dipusatkan di Kelurahan Babakan Pasar, Bogor Tengah, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Menurut Manager Environment Management System Corporate HSSE Pertamina, Yulia Sulasmi, keterlibatan insan Pertamina dalam kegiatan ini menjadi salah satu bukti komitmen perusahaan terhadap program pemerintah yang tahun ini mengangkat tema “Bersih Sehat Untuk Indonesia Maju”.

“Hari ini puluhan insan Pertamina bersama ratusan peserta lainnya dari berbagai instansi dan perusahaan melakukan bersih-bersih sungai Ciliwung agar terbebas dari sampah dan memberikan contoh yang baik bagi masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan ke sungai,” ujar Yulia.

Dapat Dukungan Penuh

Sementara itu, Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) RM Karliansyah yang membuka acara tersebut mengungkapkan, keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan ini menjadi salah satu bukti bahwa upaya pemerintah akan membuat kampung Ekoparian di Kelurahan Babakan Pasar mendapat dukungan penuh.

“Kalau kualitas air sungai bagus, masyarakatnya sudah pasti sehat sehingga akan memiliki produktivitas tinggi. Rencananya, 43 persen air limbah domestik dari kawasan ini akan diolah. Dukungan berbagai pihak, baik dari pemda setempat, komunitas hingga perusahaan swasta dan BUMN menjadi bukti keberlanjutan program ini ke depannya,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Walikota Bogor Bima Arya. “Kegiatan ini menargetkan tiga hal, yaitu bisa membuat kualitas hidup warga bisa meningkat, mencegah banjir, dan menciptakan wisata air terintegrasi. Ketiga hal ini tak mungkin dilakukan tanpa dukungan dari semua pihak. Oleh karena itu, kami berterima kasih sekali. Semoga kegiatan ini dapat menginsipirasi wilayah lain,” tukas Arya.

Pada kesempatan ini juga dilakukan soft launching Pembangunan Ekoparian Babakan Pasar tahun 2020. Di tempat ini akan dibangun fasilitas pengelolaan lingkungan sekaligus Ruang Budaya Tionghoa dan Budaya Sunda.