Bahas Soal Raperda, DPRD Kalsel Kunjungi Dewan Energi Nasional

Dewan Energi Nasional (DEN) menerima kunjungan kerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan. (Foto: DEN)

Jakarta- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan lakukan kunjungan ke kantor Dewan Energi Nasional (DEN).

Kunjungan yang berlangsung di Gedug Widjajono Partowidagdo, Jakarta (1/11), membahas tentang konsultasi penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Umum Energi Daerah (RUED)

Kepala Biro Fasilitasi Penanggulangan Krisis dan Pengawasan Energi Ediar Usman mewakili Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN) menerima kunjungan tersebut.

“Peran dan manfaat RUED bagi daerah adalah untuk menjamin ketersediaan energi di daerah hingga tahun 2050 dan mendukung rencana pembangunan dan pengembangan daerah, termasuk Kawasan Industri,” katanya.

Ediar menyampaikan bahwa sampai dengan saat ini sudah ada tujuh Perda RUED Provinsi yang sudah ditetapkan yaitu, RUED Provinsi Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, Lampung, Bengkulu.

Raperda RUED

Kepala Biro Umum Mustika Pertiwi mengungkapkan bahwa Setjen DEN terus berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk mendorong Pemprov untuk segera menyelesaikan penyusunan RUED Provinsi.

Sekretaris Komisi III DPRD Kalimantan Selatan Gt Abidinsyah menyampaikan tujuan kunjungan kerja adalah untuk menyempurnakan Raperda RUED Provinsi Kalimantan Selatan.

Senada dengan hal itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Selatan Rosehan Noor Bahri menjelaskan bahwa energi dapat dimanfaatkan bagi daerah, dan berharap Raperda RUED Provinsi Kalimantan Selatan diselesaikan pada Desember 2019.

Pada kesempatan tersebut juga dibahas mengenai penanganan lahan pasca tambang dan pengembangan energi baru terbarukan di Provinsi Kalimantan Selatan yang menjadi masukkan dalam penyusunan Raperda RUED Provinsi Kalimantan Selatan.