PEM Akamigas Wisuda 142 Lulusan, Lahirkan SDM Profesional Hadapi Tantangan Migas Global

Kepala BPSDM ESDM IGN Wiratmaja Pudja bersama wisudawan terbaik PEM Akamigas Maysita Ayu Lestari. (Foto: PEM Akamigas)

Blora – Sebanyak 142 mahasiswa PEM Akamigas diwisuda dan mendapatkan gelar Sarjana Terapan (S.Tr.) dalam upacara kelulusan ke-48 yang berlangsung di Gedung Grha Ortana Cepu, Kabupaten Blora, Selasa (16/7/2019). Wisudawan tersebut telah siap menjadi sumber daya manusia profesional, unggul, dan mumpuni demi menjawab tantangan migas global.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur PEM Akamigas Perry Burhan dalam prosesi wisuda. Ia menerangkan, lulusan tahun ini adalah lulusan yang benar-benar siap kerja karena telah dibekali tiga sertifikat sekaligus untuk memasuki dunia kerja global. “Sertifikat K3 berlisensi BNSP, sertifikat kompetensi sesuai dengan program stusi masing-masing juga berlisensi BNSP, dan sertifikat TOEFL,” sambung Perry, dilansir dari portal PEM Akamigas.

Direktur juga menyampaikan berita membanggakan, yaitu telah diterimanaya sebelas wisudawan di salah satu perusahaan migas, Schlumberger. Sebelas wisudawan ini juga didapuk menjadi branding bagi eksistensi PEM Akamigas di masa mendatang.

Salah satunya ialah Maysita Ayu Larasati. Predikat terbaik diperolehnya atas dasar prestasi akademik terdiri dari indeks prestasi komulatif dan prestasi non akademik yang merupakan penilaian sikap dengan unsur kedisiplinan, kehadiran, keaktifan pada kegiatan wajib, keaktifan di organisasi, dan ikut serta dalam kompetisi baik tingkat nasional maupun internasional. Ia mendapatkan gelar Viatra Wisuda Tama dari PEM Akamigas sebagai wisudawan terbaik dengan nilai IPK 3.68 Prodi Teknik Produksi Migas.

Maysita berharap, ke depan PEM Akamigas akan melahirkan lulusan yang mampu menjawab tantangan dan masalah sektor migas Indonesia maupun dunia. “Saatnya kita mempertanggungjawabkan apa yang telah kita dapatkan selama empat tahun ini kepada nusa dan bangsa, sesuai dengan keilmuan dan profesi kita,” pesannya dalam pidato sambutan.

Dorong Angkatan Kerja Tingkatkan Keterampilan

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) IGN Wiratmaja Pudja mewakili Menteri ESDM berkesempatan hadir dan mengukuhkan para wisudawan. Dirinya menjelaskan tentang kesempatan kerja di sektor migas. Pada tahun 2019, terangnya, pemerintah melalui SKK Migas membidik sepuluh proyek utama subsektor hulu migas yang sedang dan akan beroperasi, nilai investasinya dapat mencapai US$ 40,8 miliar.

“Dalam perkembangannya, ketersediaan tenaga kerja yang bermutu merupakan salah satu syarat bagi akselerasi dan keberlanjutan pertumbuhan industri migas. Apalagi migas bukanlah sektor yang teknologinya mudah,” ujar Wiratmaja.

Ia lalu membeberkan, Pemerintah Indonesia telah menyiapkan berbagai langkah, di antaranya mendorong angkatan kerja di Indonesia untuk terus belajar dan meningkatkan keterampilannya untuk memahami teknologi atau mengintegrasikan kemampuan internet dengan lini produksi di industri. Upaya tersebut, lanjutnya, dilakukan dengan menginisiasi pelaksanaan pendidikan vokasi yang link and match dengan industri yang mengisyaratkan agar para lulusan pendidikan vokasi memiliki penguasaan materi, keterampilan, wawasan, sikap kompetitif, etika, dan motivasi kerja.

Link and match memerlukan perubahan kerangka pikir dari seluruh pelaksana pendidikan baik institusi pendidikan maupun staf pengajar,” tambah Wiratmaja.