Kementerian ESDM bersama PLN Pulihkan Kondisi Listrik Pascabencana di Bengkulu

Kementerian ESDM berkoordinasi dengan PLN melakukan upaya pemulihan kondisi listrik di Bengkulu pascabencana banjir dan tanah longsor. (Foto: esdm.go.id)

Bengkulu – Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Bengkulu pada Jumat (26/4/2019) silam mengakibatkan sebanyak 161 gardu distribusi padam. Namun Tim Inspektur Ketenagalistrikan (IK) Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM bersama Tim Siaga Bencana PT PLN (Persero) terus berupaya melakukan pemulihan kondisi listrik pascabencana di daerah setempat.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi mengatakan, hingga akhir April tercatat sebanyak 111 gardu distribusi telah kembali berjalan normal. Selain itu, dua unit penyulang juga telah berfungsi kembali.

“PLN telah mengerahkan 230 personil untuk pemulihan Bengkulu, terdiri dari 170 petugas pelayanan teknik dari PLN serta 60 personil teknis mitra kerja juga terjun langsung ke lokasi-lokasi jaringan listrik,” ujar Agung di Jakarta, Selasa (30/4/2019).

Vice President Public Relation PLN Dwi Suryo Abdullah menjelaskan, PLN Unit Induk Wilayah Sumatra Selatan Jambi dan Bengkulu bersama PLN Unit Induk Pembangkitan Sumatra Bagian Selatan bersinergi dengan memberangkatkan tim tanggap bencana dan pemulihan kelistrikan di Bengkulu guna mempercepat proses pemulihan.

“Untuk memantau kondisi kelistrikan secara berkelanjutan, tim siaga bencana juga telah membuat posko siaga dan darurat kelistrikan di PLN UP3 Bengkulu dengan petugas siaga sebanyak 25 personil dengan 5 mobil pelayanan teknik,” papar Dwi dalam keterangan persnya.

Aksi Cepat untuk Warga

Agung melanjutkan, berdasarkan laporan yang masuk dari tim IK, sekitar 7 ribu lebih warga terdampak banjir sudah bisa mendapatkan akses listrik. Sementara 4 ribu lainnya masih mengalami proses pemadaman secara parsial di beberapa lokasi.

“Pemerintah berupaya secepat mungkin agar masyarakat kembali menikmati listrik seperti sediakala. Sejak banjir dan longsor menimpa Bengkulu, Kementerian ESDM berkoordinasi dengan PLN supaya mempercepat proses recovery listrik,” lanjutnya.

Aksi cepat yang dilakukan pemerintah bersama PLN dalam menangani kondisi listrik di Bengkulu mendapat sambutan hangat dari warga setempat. “Tidak ada kata yang bisa kami ucapkan selain terima kasih banyak kepada pemerintah dan PLN atas perhatian dan bantuannya kepada kami. Hanya Tuhan yang bisa membalas. Doakan kami kuat mengahadpi cobaan ini,” ungkap Dayang, salah satu korban banjir di Kecamatan Sungai Serut, Bengkulu.